Dalam permainan badminton modern, kecepatan dan ketepatan menjadi dua faktor utama penentu kemenangan. Salah satu teknik yang sering digunakan untuk menekan lawan adalah pukulan drive. Pukulan ini dilakukan dengan lintasan shuttlecock yang datar dan cepat, sehingga lawan memiliki waktu reaksi yang sangat terbatas. Namun, tanpa akurasi yang baik, pukulan drive justru bisa menjadi bumerang. Oleh karena itu, melatih akurasi pukulan drive badminton sangat penting agar permainan menjadi lebih cepat dan efektif.
Langkah awal untuk meningkatkan akurasi adalah memahami teknik dasar pukulan drive dengan benar. Posisi tubuh harus seimbang, dengan kaki sedikit ditekuk agar mudah bergerak ke segala arah. Pegangan raket sebaiknya menggunakan forehand grip atau backhand grip yang rileks, tidak terlalu kaku. Saat memukul, pastikan perkenaan shuttlecock tepat di tengah senar raket (sweet spot) untuk menghasilkan arah dan kecepatan yang stabil.
Selanjutnya, fokus pada latihan kontrol arah. Banyak pemain melakukan pukulan drive terlalu keras tanpa memperhatikan sasaran. Cobalah latihan sederhana dengan menentukan target di area lapangan lawan, misalnya garis samping atau tubuh lawan. Lakukan pukulan drive secara berulang dengan kecepatan sedang terlebih dahulu, lalu tingkatkan kekuatan secara bertahap. Dengan cara ini, otot akan terbiasa mengarahkan shuttlecock sesuai keinginan, bukan sekadar memukul sekuat tenaga.
Latihan footwork juga berperan besar dalam meningkatkan akurasi pukulan drive badminton. Posisi kaki yang terlambat atau tidak tepat akan memengaruhi arah pukulan. Biasakan melakukan drill footwork seperti langkah menyamping dan langkah cepat ke depan-belakang. Dengan pergerakan kaki yang efisien, posisi tubuh akan selalu ideal saat melakukan pukulan drive, sehingga akurasi lebih terjaga.
Selain itu, konsistensi latihan menjadi kunci utama. Lebih baik berlatih pukulan drive selama 15–20 menit secara rutin dibandingkan latihan panjang tetapi jarang. Fokuskan latihan pada situasi permainan nyata, seperti drive dalam reli cepat atau drive saat bertahan. Hal ini akan membantu meningkatkan refleks sekaligus ketepatan pukulan saat pertandingan sesungguhnya.
Aspek mental juga tidak boleh diabaikan. Banyak pemain kehilangan akurasi karena terburu-buru atau panik saat reli cepat. Latih ketenangan dengan mengatur napas dan tetap fokus pada shuttlecock. Semakin tenang pikiran, semakin mudah mengontrol arah dan kecepatan pukulan drive.
Terakhir, evaluasi hasil latihan secara berkala. Rekam sesi latihan atau mintalah umpan balik dari pelatih dan rekan bermain. Dari sana, Anda bisa mengetahui kesalahan yang sering terjadi, seperti arah pukulan terlalu melebar atau terlalu tinggi. Dengan evaluasi yang tepat, perbaikan teknik bisa dilakukan lebih cepat dan terarah.
Dengan teknik yang benar, latihan terstruktur, serta konsistensi yang baik, akurasi pukulan drive badminton akan meningkat secara signifikan. Hasilnya, permainan menjadi lebih cepat, agresif, dan mampu menekan lawan sejak awal reli.












