Dalam permainan badminton, teknik netting memiliki peran penting untuk menguasai ritme permainan sekaligus menekan lawan. Sebuah netting yang halus dan presisi mampu membuat shuttlecock jatuh tepat di depan net, memaksa lawan melakukan pukulan yang kurang nyaman. Sayangnya, banyak pemain pemula hingga menengah masih sering kesulitan menghasilkan sentuhan yang stabil. Oleh karena itu, diperlukan latihan khusus untuk meningkatkan kontrol pergelangan tangan serta pemahaman terhadap feel shuttlecock.
1. Pahami Teknik Dasar Pegangan Raket
Sebelum masuk ke latihan netting, pastikan pegangan raket sudah benar. Gunakan forehand grip atau bevel grip, karena kedua pegangan ini memberi fleksibilitas lebih baik untuk kontrol pukulan pendek. Pegangan yang terlalu kuat justru membuat sentuhan kaku, sehingga shuttlecock mudah melewati net terlalu tinggi. Pastikan jari-jari rileks dan pergelangan tangan cukup lentur.
2. Latihan Sentuhan Shuttlecock di Depan Net
Salah satu latihan paling dasar adalah memantulkan shuttlecock secara pelan di depan net menggunakan ujung raket. Fokus latihan ini adalah merasakan seberapa kuat tenaga yang dibutuhkan agar shuttlecock melewati net dengan tipis. Lakukan gerakan pendek dari pergelangan tangan, bukan dari lengan. Latihan ini bisa dilakukan repetisi 50–100 kali agar kontrol semakin konsisten.
3. Drill Netting Menggunakan Target
Untuk meningkatkan akurasi, letakkan target kecil di sisi lawan, misalnya garis lurus atau area lingkaran kecil yang dibuat menggunakan tali atau pita. Cobalah melakukan netting berulang ke area tersebut. Cara ini membantu pemain membangun presisi sekaligus memahami sudut pantul shuttlecock saat menyentuh senar raket. Semakin sering dilakukan, semakin mudah mengatur arah jatuhnya shuttlecock.
4. Fokus pada Gerakan Follow-Through
Banyak pemain lupa bahwa gerakan lanjutan atau follow-through sangat memengaruhi kualitas netting. Sentuhan yang tepat butuh gerakan lanjutan yang halus, mengikuti arah shuttlecock tanpa hentakan. Latihlah follow-through dengan posisi raket sedikit mengarah ke depan dan ke atas, seolah mengantar shuttlecock melewati net.
5. Latihan Footwork untuk Posisi Badan Ideal
Netting tidak hanya soal pergelangan tangan, tetapi juga posisi badan yang tepat. Pastikan kaki depan berada dekat net dan tubuh sedikit condong ke depan untuk memudahkan jangkauan. Lakukan latihan footwork sederhana seperti melangkah cepat dari tengah lapangan menuju net, kemudian melakukan netting. Koordinasi kaki yang baik membuat sentuhan lebih stabil dan akurat.
6. Lakukan Shadow Practice Secara Rutin
Shadow practice atau latihan tanpa shuttlecock dapat membantu mempertajam mekanisme gerakan. Bayangkan shuttlecock datang di depan net, lalu lakukan ayunan pendek dan halus berulang kali. Latihan ini memperkuat memori otot sehingga pukulan netting lebih natural ketika dimainkan dalam rally sebenarnya.
7. Konsisten dan Evaluasi Progress
Peningkatan sentuhan netting tidak bisa diperoleh dalam satu atau dua sesi latihan. Lakukan latihan secara rutin, minimal 3–4 kali seminggu. Rekam video latihan jika perlu untuk mengevaluasi sudut raket, kekuatan sentuhan, serta stabilitas gerakan.












